Portal Berita

Informasi kegiatan, rilis pers, dan pengumuman resmi Kejaksaan Negeri.

Terbaru

Kejari Kota Pekalongan Setor Dana PNBP Rp1 M ke Kas Negara

KOTA – Kejaksaan Negeri Kota Pekalongan selama periode Januari sampai Juni 2020 telah menyetorkan hasil dinas berupa dana Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebanyak kurang lebih Rp1 miliar, tepatnya senilai Rp1.033.241.268 ke kas negara Demikian disampaikan Kepala Kejari (Kajari) Kota Pekalongan Zainul Arifin SH MH, didampingi para Kasi dan Kasubag usai mengikuti Upacara Hari Bhakti Adhyaksa ke-60 di kantor Kejari setempat, Rabu (22/7/2020). Zainul membeberkan, setoran hasil dinas PNBP untuk kas negara sebanyak itu diperoleh dari berbagai item. Salah satunya, dari hasil penanganan kasus tipikor dana hibah KONI Kota Pekalongan senilai Rp627.236.800. “Kami berhasil menagih pembayaran denda terpidana sebesar Rp200 juta, dan pembayaran uang pengganti sebesar Rp427.236.800, sehingga total setoran PNBP dari kasus tipikor ini Rp627.236.800,” jelas Zainul. Setoran dana PNBP lainnya, lanjut Kajari, diperoleh dari perkara tindak pidana umum (pidum). Dalam perkara pidum ini, Zainul mengungkapkan pihaknya melakukan sejumlah terobosan sehingga dana PNBP yang disetorkan ke kas negara terhitung cukup besar. Misalnya saja dalam hal denda tilang. Sejak Januari sampai Juni 2020, uang denda tilang yang disetorkan sebagai PNBP ke kas negara mencapai Rp376.142.000. Menurut Kajari, angka tersebut cukup besar karena pemungutan pembayaran denda tilang dilaksanakan secara maksimal. Sebelumnya, banyak putusan verstek denda tilang yang tidak tertagih. “Kenapa bisa besar, karena inovasi-inovasi yang kami lakukan. Antara lain kami melakukan jemput bola, kami mendatangi masyarakat antara lain dengan membuka layanan pembayaran denda tilang di Alun-Alun, dan itu banyak dimanfaatkan masyarakat untuk membayar denda tilangnya,” katanya. Selain itu, di tengah pandemi Covid-19, masih dalam rangka memudahkan masyarakat membayar denda tilang, Kejari Kota Pekalongan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia dam Bank BRI. “Di PT Pos kami ada yang namanya tilanh pos. Barang bukti nanti bisa diantar via Pos, jadi masyarakat tidak perlu capek datang ke sini. Mereka cukup bayar denda tilang, nanti barang buktinya diantarkan ke alamat masing-masing,” ungkapnya. Selain itu, imbuh Kajari, dalam perkara Pidum ada pula pemasukan dari ongkos perkara yang dibayarkan oleh terpidana yang dinyatakan bersalah oleh Pengadilan. “PNBP yang didapat dari ongkos perkara ini sebesar Rp7.029.000,” tuturnya. Kemudian, lanjut Zainul, ada pula yang bersumber dari denda perkara pokok, dengan nominal mencapai Rp14.000.000. Lalu dari uang rampasan misal dari perkara perjudian, total sebanyak Rp1.608.000. “Ditambah lagi dari sewa tanah, gedung dan bangunan. Perlu diketahui bahwa para Kasi kami menempati rumah dinas, namun mereka juga membayar uang sewa ke negara, berhasil terkumpul Rp2.471.134,” katanya. Terakhir, PNBP yang disetorkan bersumber dari hasil lelang barang rampasan. Dijelaskan Zainul, Kejari Kota Pekalongan selama Januari sampai Juni 2020 telah melakukan lelang barang bukti yang memiliki nilai ekonomis dan dapat memberikan pemasukan pada Negara. “Diantaranya kami telah melelang barang rampasan berupa sepeda motor dan ponsel, dengan nilai total Rp14.753.334. Sehingga, hasil dinas PNBP dari perkara pidum yang kami peroleh selama satu semester ini mencapai Rp414.754.336. Jika ditotal, maka keseluruhan PNBP yang telah kita setorkan ke kas negara pada periode tersebut mencapai Rp1.033.241.268,” rincinya. Ditambahkan Kajari Zainul, kinerja yang telah dilakukan jajarannya itu merupakan salah satu implementasi dari instruksi Pimpinan, dalam hal ini Jaksa Agung. “Bahwa sekecil apapun yang kita lakukan, pada intinya kita terus bergerak dan berkarya,” tandasnya. “Saya juga sangat mengapresiasi kinerja anak buah saya, baik itu para Kasi, Kasubag, dan seluruh pegawai yang sudah bekerja maksimal dan membanggakan. Hasil yang didapat ini sudah luar biasa, mengingat Kota Pekalongan ini wilayahnya kecil dan perkara yang ditangani relatif sedikit,” pungkas Zainul Arifin. (way) source : https://radarpekalongan.co.id/112136/kejari-kota-pekalongan-setor-dana-pnbp-rp1-m-ke-kas-negara/

Baca Selengkapnya →
Rabu, 15 Juli 2020

Bhakti Sosial IAD Kejari Kota Pekalongan 2020

Bhakti Sosial IAD Kejari Kota Pekalongan 2020 Peringati HBA ke-60 dan HUT IAD ke-20 Kota- dalam rangka memperingati Hari Bhakti ADhyaksa (HBA) Ke-60 dan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) ke-20 Tahun 2020, IAD Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Pekalongan mengadakan Bhakti SOsial, Rbu (15/7/2020). Bhakti Sosial dilaksanakan dengan membagi-bagikan paket sembako kepda warga yang tidak mampu maupun pegawai Kejari yang sudah purna jabatan di Kota Pekalongan. Kegiatan bakti sosial dipimpin oleh Kajari Kota Pekalongan Zainul Arifin SH MH didampingi Ketua dan anggota IAD, serta segenap jajaran pegawai Kejati kota Pekalongan. Kajari Kota Pekalongan Zainul Arifin SH MH didampingi Ketua Panitia HBA ke-60 Hasrawati Musytari SH MH, menjelaskan bakti sosial berupa pembagian paket sembako itu diserahkan kepada warka kota pekalongan yang tidak mampu dan tinggal dikelurahan-kelurahan terdampak rob serta para pensiunan pegawai Kejaksaan Negeri Kota Pekalongan, "Kita menargetkan membagikan 100 paket sembako, Namun kegiatan dilakukaj secara bertahap, dan dilakukan sesuai dengan kemampuan yang kita miliki" Kata Kajari Rabu (15/7/2020) pihaknya berharap, dengan pembagian pemberian paket sembaki akan sedikit membantu masyarakat kota pekalongan, dan juga sedekah tersebut bisa menjadi amalan bagi jajaran Kejari Kota Pekalongan

Jumat, 17 April 2020

Jumat Berkah Pembagian Sembako dan masker

Acara PJI cabang Kota Pekalongan bersama Pegawai Kejari Kota Pekalongan dalam acara Jumat Berkah dengan Membagi bagikan Sembako Kepada 100 orang warga disekitar kantor Kejari kota Pekalongan diantaranya tukang becak, tukang parkir, pedagang asongan dan pembagian masker.

💬 Chat Agent